Beranda / Uncategorized / HUT ke-78 Polwan, Ketum DPP LSM GEMPUR Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat.

HUT ke-78 Polwan, Ketum DPP LSM GEMPUR Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat.

Medan (Sumut) – Ruanghukum.Com | Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Peduli dan Pejuang Rakyat (DPP LSM GEMPUR) meminta Polisi Wanita (Polwan) terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pengabdian agar keberadaannya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bagus Abul Halim., SE dalam acara Tour To Parapat, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua umum Bagus Abdul Halim., SE, Sekretaris, Ikhcan Malik Silalahi, Bendahara Hayati beserta jajaran pengurus dan Srikandi Dpp Lsm Gempur.

Peringatan HUT Polwan ke 78 tahun ini mengusung tema “Satu Polwan Memberi Dampak Signifikan Bagi Masyarakat.” Tema tersebut menegaskan bahwa kontribusi seorang Polwan tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua umum mengatakan Polwan memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurut dia, profesionalitas dalam menjalankan tugas perlu disertai kemampuan untuk membangun pendekatan yang humanis.

“Sebagai penegak hukum, Polwan dituntut tegas. Tetapi sebagai pengayom, sentuhan humanis dan empati seorang Polwan sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Ikhcan

Pendekatan tersebut, lanjut dia, menjadi penting terutama ketika Polwan menangani persoalan yang melibatkan perempuan dan anak maupun ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Samel juga mengapresiasi dedikasi Polwan yang menjalankan tugas sebagai anggota Polri sekaligus memiliki tanggung jawab di tengah keluarga.

“Saya tahu tantangan kalian tidak mudah. Banyak dari rekan-rekan Polwan yang harus membagi fokus antara tanggung jawab sebagai abdi negara dan peran di tengah keluarga,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta Polwan tidak berhenti mengembangkan kemampuan. Ada tiga hal yang menurutnya perlu terus diasah, yakni kepemimpinan, etika, dan kemampuan teknis.

“Polwan bukan hanya simbol kekuatan, tetapi juga wujud nyata kompetensi,” kata Ikhcan.

Ia berharap momentum HUT ke-78 Polwan dapat menjadi dorongan bagi seluruh Polwan di Indonesia untuk semakin profesional dalam menjalankan tugas. Keahlian, dedikasi, dan profesionalisme, kata dia, harus menjadi dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan keahlian, dedikasi, dan profesionalisme sebagai kunci kalian dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. (Redpel-Irwandi.S/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *